Selasa, 29 September 2026

MATERI ALGORITMA (IF, AND, DAN OR)

 

Rangkuman IF, AND, dan OR

1. IF
IF digunakan untuk membuat keputusan berdasarkan suatu kondisi.
Contoh: jika nilai ≥ 75 maka Lulus, jika tidak maka Tidak Lulus.

2. Operator Perbandingan

  • = → sama dengan

  • <> → tidak sama dengan

  • > → lebih besar

  • < → lebih kecil

  • >= → lebih besar atau sama dengan

  • <= → lebih kecil atau sama dengan

3. IF AND
AND digunakan jika semua kondisi harus terpenuhi.

Contoh:

  • Belanja minimal Rp500.000

  • Pelanggan harus Member

Kalau keduanya terpenuhi → Diskon.
Kalau salah satu tidak terpenuhi → Tidak Diskon.

AND = SEMUA syarat harus benar.

4. IF OR
OR digunakan jika minimal satu kondisi terpenuhi.

Contoh:

  • Belanja minimal Rp500.000

  • ATAU pelanggan adalah Member

Kalau salah satunya terpenuhi → Gratis Ongkir.

OR = SALAH SATU syarat cukup.

Perbedaan AND dan OR

ANDOR
Semua kondisi harus benarSalah satu kondisi cukup benar
Syarat lebih ketatSyarat lebih fleksibel
Semua syarat terpenuhiMinimal satu syarat terpenuhi

Inti Materi

IF → membuat keputusan
AND → semua syarat harus terpenuhi
OR → cukup salah satu syarat terpenuhi

Konsep IF, AND, dan OR di Excel juga menjadi dasar logika percabangan dalam pemrograman.

Selasa, 22 September 2026

Materi Algoritma & Pemrograman: Percabangan


Rangkuman Percabangan Algoritma

1. Apa itu percabangan?

Percabangan adalah struktur algoritma untuk mengambil keputusan berdasarkan kondisi.

Simpelnya:

Jika kondisi benar → proses A
Jika kondisi salah → proses B

Contoh:

  • nilai ≥ 60 → LULUS

  • nilai < 60 → TIDAK LULUS


2. Operator perbandingan

OperatorArti
==sama dengan
!=tidak sama dengan
>lebih besar
<lebih kecil
>=lebih besar/sama dengan
<=lebih kecil/sama dengan

Contoh: nilai >= 60


3. Operator logika

OperatorArti
ANDkedua kondisi harus benar
ORsalah satu kondisi benar
NOTmembalik kondisi

Python:
and, or, not

JavaScript:
&&, ||, !


4. Jenis-jenis percabangan

if

Dipakai kalau hanya ada satu kondisi yang diperiksa.

IF nilai >= 60
    LULUS

if - else

Dipakai kalau ada dua kemungkinan.

IF nilai >= 60
    LULUS
ELSE
    TIDAK LULUS

if - elif - else

Dipakai kalau ada lebih dari dua kemungkinan.

Contoh:

>= 85 → A
>= 75 → B
>= 60 → C
< 60  → D

Nested IF

Artinya if di dalam if.

Contoh:

IF nilai >= 60
    IF kehadiran >= 75
        LULUS


5. Contoh kondisi penting

Positif / negatif / nol

angka > 0 → POSITIF
angka < 0 → NEGATIF
angka = 0 → NOL

Genap / ganjil

Gunakan MOD %:

angka % 2 == 0 → GENAP
selain itu → GANJIL


6. IF dengan AND / OR

AND

Semua kondisi harus benar.

Contoh:

nilai >= 60 AND kehadiran >= 75
→ LULUS

OR

Cukup salah satu kondisi terpenuhi.

nilai < 60 OR kehadiran < 75
→ REMEDIAL


7. Studi kasus diskon

Belanja >= 1.000.000 → diskon 20%
Belanja >= 500.000   → diskon 10%
Belanja < 500.000    → diskon 0%

Kemudian:

potongan = total × diskon / 100
total bayar = total - potongan


8. Ternary / Conditional Expression

Percabangan sederhana yang ditulis satu baris.

JavaScript:

status = nilai >= 60 ? "LULUS" : "TIDAK LULUS";

Python:

status = "LULUS" if nilai >= 60 else "TIDAK LULUS"

Untuk pemula, materi menyarankan memahami IF-ELSE terlebih dahulu.


9. Python vs JavaScript

KonsepPythonJavaScript
IFifif
ELSEelseelse
ELSE IFelifelse if
ANDand&&
ORor`
NOTnot!
MOD%%
Blokindentasi{ }
Inputinput()prompt()
Outputprint()document.write()


10. Cara berpikir membuat percabangan

Urutannya wajib lu pahami:

Masalah → Input → Kondisi → Hasil → Algoritma → Pseudocode → Coding → Testing.

Contoh:

Masalah:
Menentukan mahasiswa lulus

Input:
Nilai

Kondisi:
Nilai >= 60

Hasil:
Lulus / Tidak Lulus


Selasa, 15 September 2026

Materi 1 Algoritma dan Pemrograman

Ringkasan Algoritma & Pemrograman

Algoritma adalah urutan langkah yang logis dan sistematis untuk menyelesaikan masalah. Pemrograman adalah menerjemahkan algoritma tersebut menjadi kode yang dapat dijalankan komputer.

Alur dasarnya:

Masalah → Analisis → Algoritma → Pseudocode/Flowchart → Program → Output.

3 struktur paling penting

  1. Runtunan → perintah dijalankan berurutan.

  2. Percabangan → memilih berdasarkan kondisi (if, elif, else).

  3. Perulangan → mengulang perintah (for, while).

Contoh percabangan:

nilai = 75

if nilai >= 60:
    print("LULUS")
else:
    print("TIDAK LULUS")

Contoh perulangan:

for i in range(1, 6):
    print(i)

Konsep Python yang perlu dikuasai

Variabel menyimpan data:

nama = "Budi"
umur = 20
nilai = 85

Tipe data dasar: int (bilangan bulat), float (desimal), str (teks), dan bool (True/False).

Operator aritmatika: + - * / % // **

Operator perbandingan: == != > < >= <=

Operator logika: and, or, not.

Input → Process → Output

Ini inti cara program bekerja:

INPUT
  ↓
PROSES
  ↓
OUTPUT

Contoh:

harga = float(input("Harga: "))
jumlah = int(input("Jumlah: "))

total = harga * jumlah

print("Total =", total)

Konsep lanjutan

Setelah dasar, pelajari fungsi, list/array, searching, sorting, kompleksitas/Big O, testing, dan debugging. Debugging sendiri berarti mencari dan memperbaiki kesalahan seperti syntax error, runtime error, dan logic error.

Inti seluruh materi: pahami masalah → tentukan input, proses, output → buat algoritma → tulis program → uji → perbaiki jika salah. Dan fondasi logika program adalah runtunan + percabangan + perulangan.


aqdam : 

https://github.com/papadcoconn/algoritma-pemrograman/blob/main/latihan%201.pdf

Materi Variabel dan Tipe Data – Pertemuan 2 Algoritma dan Pemrograman

 

Ringkasan Variabel & Tipe Data Python

1. Variabel = tempat/nama untuk menyimpan data.

nama = "Budi"
umur = 25
tinggi = 170.5

= disebut assignment, yaitu memberikan nilai kepada variabel.

2. Aturan nama variabel

  • Tidak boleh diawali angka

  • Tidak boleh memakai spasi → gunakan _

  • Python case sensitive: nama, Nama, NAMA berbeda.

nama_siswa = "Budi"
nilai_ujian = 90

3. Tipe data utama

TipeFungsiContoh
intBilangan bulat10
floatDesimal10.5
strTeks"Budi"
boolBenar/salahTrue, False
listKumpulan data, bisa diubah[1, 2, 3]
tupleKumpulan data tetap(1, 2, 3)
dictKey-value{"nama": "Budi"}
setData unik{1, 2, 3}

4. Cek tipe data

umur = 20
print(type(umur))

Hasil: int.

5. Konversi tipe data (casting)

int("25")     # menjadi 25
float(10)     # menjadi 10.0
str(25)       # menjadi "25"
int(10.8)     # menjadi 10

6. input() selalu menghasilkan string. Kalau membutuhkan angka:

umur = int(input("Masukkan umur: "))

Untuk desimal:

tinggi = float(input("Masukkan tinggi: "))

7. Operator assignment

x = 10
x += 5   # x = x + 5
x -= 5
x *= 5
x /= 5

8. Multiple assignment

nama, umur, kota = "Budi", 25, "Bogor"

9. F-string untuk memasukkan variabel ke dalam teks:

nama = "Budi"
umur = 25

print(f"Nama saya {nama}, umur saya {umur} tahun.")

Inti yang wajib di ingat

nama = "Budi"       # str
umur = 20           # int
tinggi = 170.5      # float
lulus = True        # bool

Variabel = wadah/nama datanya.
Tipe data = jenis isi datanya.
Assignment (=) = memasukkan nilai.
input() = menerima input pengguna (hasil awalnya str).
Casting = mengubah tipe data (int(), float(), str()).

aqdam:

https://github.com/papadcoconn/algoritma-pemrograman/blob/main/latihan%202/lat2pertemuan2.py

samurai


 

pengenalan algoritma dan pemrograman

materi perulangan for, while, do while, nested loop dan penjelasan flowchart

 perulangan for, while, do while, nested loop (blog) 1. perulangan for a. pengertian perulangan for adalah struktur kendali dalam pemrograma...